close
close

Ciri-Ciri Bahan Berbahaya dan Beracun (B3)



Ciri-Ciri Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) - Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) dapat diartikan “Semua bahan/ senyawa baik padat, cair, ataupun gas yang mempunyai potensi merusak terhadap kesehatan manusia serta lingkungan akibat sifat-sifat yang dimiliki senyawa tersebut”. 

Ciri-Ciri Bahan Berbahaya dan Beracun (B3)
Ciri-ciri dari B3
Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun, yang selanjutnya disebut limbah B3 adalah sisa suatu usaha dan/atau kegiatan yang mengandung bahan berbahaya dan/atau beracun yang karena sifat dan/atau konsentrasinya dan/atau jumlahnya, baik secara langsung maupun tidak langsung, dapat mencemarkan dan/atau merusakkan lingkungan hidup, dan/atau dapat membahayakan lingkungan hidup, kesehatan, kelangsungan hidup manusia serta makhluk hidup lain.

Toksikologi lingkungan menjadi sangat penting, karena kenyataanya adalah bahwa yang paling merasakan dampak suatu kegiatan adalah manusia, bagian dari makhluk hidup. Kata racun (toksin, toksikan) memang berhubungan dengan sistem kehidupan sistem biologi. Toksisitas suatu bahan kimia ditentukan dengan LD 50 atau LC 50, yaitu dosis atau konsentrasi suatu bahan uji yang menimbulkan kematian 50 % hewan uji. Pada manusia, sasaran toksikan pertama-tama adalah saluran pencernaan, Toksikan yang masuk melalui makanan pertama kali di dalam mulut akan diabsorbsi atau mengkontaminasi kelenjar ludah (saliva) yang kemudian dapat meracuni alat-alat pencernaan, dan selanjutnya menyebar keorgan vital lainnya. 

Limbah B3 dari kegiatan industri yang terbuang ke lingkungan akhirnya akan berdampak pada kesehatan manusia. Dampak itu dapat langsung dari sumber ke manusia, misalnya meminum air yang terkontaminasi atau melalui rantai makanan, seperti memakan ikan yang telah menggandakan (biological magnification) pencemar karena memakan mangsa yang tercemar.

Karena limbah B3 sendiri telah diatur oleh pemerintah, kita tidak bisa serta merta menentukan ini limbah B3, itu limbah B3 atau yang lainya. Karena baik itu klasifikasi dan contohnya telah banyak diatur pada peraturan pemerintah dengan nomor yang sama. Yaitu contoh dari limbah B3 adalah limbah yang memiliki ciri-ciri seperti berikut ini:

1. Mudah meledak/Terbakar

 Oksidasi tinggi dan mudah menyala/terbakar adalah contoh ciri-ciri dari salah satu jenis limbah b3 yang pertama. Jadi, jika kita menemukan sesuatu yang sekiranya tak terpakai tetapi memiliki tanda-tanda mudah meledak, oksidasi tinggi dan mudah terbakar sudah masuk dalam kategori limbah bahan berbahaya dan beracun. Seperti misalnya kaleng bekas gas, kaleng bekas obat nyamuk, korek isi gas yang tak terpakai.

2. Bersifat Reaktif

Limbah reaktif adalah limbah yang menyebabkan kebakaran karena melepaskan atau menerima oksigen atau limbah organik peroksida yang tidak stabil dalam suhu tinggi.

3. Beracun

Bahan bekas/limbah apa saja yang memiliki resiko meracuni manusia dan makhluk hidup lainya, menyebabkan kesakitan pada makhluk hidup, mematikan keseburan tanaman/lingkungan, menyebakan kecacatan/kesakitan jika bersentuhan dengan kulit, mata, terminum dan lainya misalnya bekas cairan pembersih lantai.

4. Korosif

Disebut korosif jika akan menimbulkan reaksi kimia jika limbah ini tersentuh tangan sehingga terjadi ruam-ruam merah, rasa panas hingga menyebabkan kerusakan kulit. Tak hanya itu, disebut juga korosif jika menyebabkan reaksi berkarat pada besi ketika tersentuh besi. Limbah yang memiliki kadar PH asam ≤ 2 dan basa lebih dari 12.5 juga masuk dalam kategori korosif seperti contohnya limbah b3 yang termasuk dalam kategori ini adalah pemutih pakaian, pembersih porselen, dan cairan kimia lainya.

5. Infeksius

Karakteristik limbah B3 yang berikutnya juga limbah yang infeksius. Limbah infeksius memang jarang ditemukan pada limbah rumah tangga. Tetapi, tempat-tempat tertentu seperti rumah sakit dan klinik adalah sumber utama limbah B3 yang satu ini. Ada banyak sekali contoh dari limbah B3 infeksius ini seperti misalnya jarum suntik, selang infus, verban bekas luka pasien, darah, dan hal-hal lain yang sejenis.

Inilah limbah B3 yang bersumber dari kegiatan sehari-hari di rumah kita:
  1. Dapur: pembersih lantai, asap kompor gas, pembersih keramik, pembersih kaca, plastik, racun tikus, bubuk pembersih, pembuka sumbat saluran pembuangan, saluran air kotor.
  2. Tempat cuci: pemutih, deterjen, pembersih lantai, bahan pencelup, semir sepatu, pembersih karpet, pembuka sumbat saluran pembuangan, saluran air kotor.
  3. Kamar mandi: aerosol, desinfektan, pembuka sumbat saluran pembuangan, saluran air kotor, pembersih lantai, keramik, dan kaca, hair spray, pewarna rambut, pembersih toilet, kamper, medicated shampo.
  4. Kamar tidur: kamper, pembersih karpet, pembersih mebel, pembersih lantai dan kaca, semir sepatu, obat anti nyamuk, baterai, aerosol, cat kuku, dan pembersihnya.
  5. Garasi dan gudang: oli, aki mobil, minyak rem, car wash, pembersih karburator, cat and thinner, lem, racun tikus, genteng asbes.
  6. Ruang tamu: pengharum ruangan, pembersih karpet, pembersih lantai, kaca dan pembersih mebel.
  7. Taman keluarga: pupuk, insektisida.
  8. Ruang makan: obat dan makanan kaleng/kemasan yang kadaluarsa.
Share This Article
Komentar Anda