close
close

Ciri, Tujuan Dan Fungsi Perusahaan


Ciri, Tujuan Dan Fungsi Perusahaan - Perusahaan adalah tempat dimana berlangsung nya produksi. Contoh budi memproduksi roti di rumahnya, produksi yang dilakukan budi di rumah tersebut dinamakan perusahan. Badan usaha adalah perusahan yang telah didaftarkan dan telah memiliki badan hukum.

A. Ciri-Ciri Perusahaan

Ciri-ciri badan usaha dan perusahaan adalah :
  1. Mencari keuntungan,
  2. Memenuhi kebutuhan masyarakat,
  3. Menggunakan modal dan tenaga kerja,
  4. Dipimpin oleh seseorang pemimpin. 
Ciri, Tujuan Dan Fungsi Perusahaan
Ciri, Tujuan Dan Fungsi Perusahaan
Perusahaan mencerminkan kekhasan yang membuat perusahaan bersangkutan mudah dikendali, ciri umumnya adalah :
  1. Operatif, adanya aktivitas ekonomi yang berkenaan dengan kegiatan produksi, penyedia / distribusi barang dan jasa.
  2. Koordinatif, diperlukan koordinasi semua pihak agar saling mendukung satu sama lain untuk mencapai tujuan.
  3. Regular, untuk mencapai kesinambungan perusahaan diperlukan keteraturan yang dapat mendukung aktivitas agar dapat selalu bergerak maju.
  4. Dinamis, lingkungan selalu berubah oleh karena itu mampu mengikuti dan menyesuaikan diri terhadap perubahan.
  5. Formal, tunduk kepada peraturan yang berlaku setelah memenuhi persyaratan pendirian,
  6. Lokasi, perusahaan didirikan pada suatu tempat tertentu dalam suatu kawasan yang secara geografis jelas.
  7. Pelayanan Bersyarat, keberhasilan perusahaan tersebut terhadap visi dan misi dalam suatu kawasan yang secara geografis jelas.
 

B. Tujuan Dan Sasaran Perusahaan (Company Objectives) 

Setiap perusahaan haruslah memilik Visi dan Misi untuk mencapai tujuan dan sasaran perusahaan. Visi adalah sebuah gambaran mengenai tujuan dan cita-cita di masa depan yang harus dimiliki organisasi sebelum disusun rencana bagaimana mencapainya. Jadi visi perusahaan adalah suatu pernyataan yang menggambarkan kondisi perusahaan di masa yang akan datang. 

Sedangkan misi adalah bagaimana untuk menghadirkan impian tadi menjadi kenyataan. Menurut Wibisono, misi merupakan rangkaian kalimat yang menyatakan tujuan atau alasan eksistensi organisasi yang memuat apa yang disediakan oleh perusahaan kepada masyarakat, baik berupa produk ataupun jasa.

1. Tujuan Perusahaan

Marilah kita tidak membuat kesalahan yang sama dengan perusahaan lain yang gagal dalam mengkuantifikasi Sasaran Perusahaannya - Company's Objectives.

Tujuan Perusahaan adalah mampu menyediakan kebutuhan Alat Utama Sistem Persenjataan secara mandiri, untuk mendukung penyelenggaraan pertahanan dan keamanan Negara Republik Indonesia.
  1. Mendapatkan keuntungan,
  2. Memproduksi barang untuk memenuhi kebutuhan konsumen,
  3. Mempertahankan kelangsungan perusahaan, dan
  4. Menyediakan lapangan kerja.
Perusahaan adalah termasuk salah satu lingkungan pemasaran (marketing environment) lansung. Perusahaan dipengaruhi oleh faktor-faktor sebagai berikut :
  1. Tujuan perusahaan (objectives),
  2. Sumber daya perusahaan (resources).
Tujuan perusahaan penting karena menjadi petunjuk/arahan bagi pengembangan jangka pendek dan jangka panjang perusahaan.

Tiga hal yang harus diperhatikan dalam menentukan tujuan perusahaan :
  1. Perusahaan harus melakukan usahanya dalam aktivitas yang spesifik yang bermanfaat secara ekonomis dan sosial. Manfaat ekonomis berkaitan dengan keuntungan yang didapatkan baik oleh perusahaan dan konsumen. Manfaat sosial berkaitan dengan pandangan konsumen bahwa tujuan perusahaan adalah "baik" dalam perspektif konsumen. Contoh : Tujuan perusahaan adalah menjadi penyedia jasa hiburan judi terbesar di negara X. Secara ekonomis dengan adanya usaha di tempat tertentu, maka sektor pendukung yang lain akan ikut berkembang.
  2. Perusahaan harus mengembangkan organisasi untuk terus melanjutkan usahanya dan mengimplementasikan strategi-strateginya. Contoh : Tujuan perusahaan adalah menjadi penyedia jasa katering terbesar di Jakarta. Dengan adanya tujuan tersebut, perusahaan dapat membuat berbagai macam produk makanan dan jasa layanan yang mendukung tujuan perusahaan. Ini juga berarti seluruh ide untuk produk dan jasa yang tidak mendukung tujuan perusahaan dapat dihilangkan.
  3. Perusahaan harus mendapatkan keuntungan yang cukup untuk bertahan hidup. Contoh : Tujuan jangka pendek perusahaan adalah bertahan hidup, jangka menengah 10%, jangka panjang 5%. Besarnya angka sasaran bervariasi dan tergantung pada kebijakan dan kondisi perusahaan masing-masing.
Tujuan perusahaan pada umumnya ialah untuk memuaskan kebutuhan dari konsumen dengan nilai-nilai tertentu. Tujuan perusahaan dapat digolongkan sebagai berikut :
  • Tujuan Pelayanan Primer

Tujuan primer adalah pembuatan barang/jasa yang dijual untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Tujuan ini adanya dukungan dari :
  1. Tujuan Organisatoris adalah nilai- nilai yang harus disumbangkan oleh masing-masing atau kelompok individu yang berada pada bagian yang bersangkutan. 
  2. Tujuan Operasional adalah nilai-nilai yang disumbangkan oleh masing-masing tahap dalam suatu unit prosedur kerja secara keseluruhan.
  • Tujuan Pelayanan Kolateral

Tujuan Kolateral Pribadi adalah nilai-nilai yang ingin dicapai oleh individuatau kelompok individu dalam perusahaan. Tujuan Kolateral Sosial ialah nilai-nilai ekonomi yang lebih luas/umum yang diperlukan bagi kesejahteraan masyarakat dan yang dapat secara langsung dihasilkan dari kegiatan perusahaan. Tujuan Kolateral Sosial bersifat lebih luas untuk kepentingan masyarakat, misalkan : membayar pajak.
  • Tujuan Pelayanan Sekunder

Merupakan nilai-nilai yang diperlukan oleh perusahaan untuk mencapai tujuan primer. Namun secara umum, tujuan perusahaan dapat berupa :
  1. Mencapai keuntungan maksimal,
  2. Mempertahankan kelangsungan hidup,
  3. Mengejar pertumbuhan, dan
  4. Menampung tenaga kerja
Manajemen adalah “Suatu proses yang khas, yang terdiri atas kegiatan-kegiatan perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pengkoordinasian dan pengendalian yang dilakukan untuk menentukan serta mencapai sasaran-sasaran melalui pemanfaatan sumber daya manusia dan sumber daya yang lain”. Manajemen juga menggunakan metode ilmiah yang meliputi urutan kegiatan sebagai berikut :
  1. Mengetahui adanya persoalan,
  2. Mendefinisikan persoalan,
  3. Mengumpulkan fakta, data dan informasi,
  4. Menyusun alternatif penyelesaian,
  5. Mengambil keputusan dengan memilih salah satu alternatif penyelesaian,
  6. Melaksanakan keputusan serta tindak lanjut

2. Sasaran Perusahaan

Meningkatkan potensi perusahaan untuk mendapatkan peluang usaha yang menjamin masa depan perusahaan melalui sinergi internal dan eksternal.

Sasaran Perusahaan adalah menetapkan apa yang ingin coba dicapai perusahaan dalam menjalankan bisnis operasionalnya. Di dalam menetapkan sasaran hendaknya menggunakan prinsip SMART.
  • Specific: Sasaran harus menyatakan persisnya apa yang ingin dicapai.
  • Measurable: Suatu sasaran harus dapat diukur sehingga memungkinkan untuk menentukan apakah sasaran tersebut telah dicapai.
  • Achievable: Sasaran harus realistis sesuai dengan keadaan dimana sasaran tersebut ditetapkan dan sesuai dengan sumber daya yang tersedia untuk kegiatannya.
  • Relevant: Sasaran hasil harus relevan bagi orang yang bertanggung jawab untuk mencapai keberhasilannya.
  • Time Bound: Sasaran hasil harus menetapkan batasan waktu untuk mencapainya. Batas waktu sasaran tersebut juga harus realistis.

 

C. Fungsi Perusahaan

Ada 2 (dua) fungsi perusahaan apabila kedua fungsi tersebut dijalankan dengan lancer, terkoordinir, terintegrasi dalam rangka mencapai tujuan perusahaan.
  1. Fungsi operasi. Pembelian dan produksi, pemasaran, keuangan, personalia, fungsi operasi utama perusahaan, akuntansi, administrasi, teknologi informasi, transformasidan komunikasi, pelayanan umum dan uu, fungsi operasi penunjang.
  2. Fungsi Manajemen yaitu adanya :
  • Perencanaan,
  • Pengorganisasian,
  • Pengarah, dan
  • Pengendalian.
Bila keduanya berjalan dengan baik perusahaan akan menjalankan operasinya dengan lancer, terkoordinasi, terintegrasidalam rangka mencapai tujuan.

Referensi :

  1. Abdulkadir Muhammad, Hukum Perusahaan Indonesia, Bandung: Citra Aditya Bakti, 2002, Hlm. 7. 
  2. http://artonang.blogspot.co.id/2015/12/pengertian-perusahaan.html
  3. http://artonang.blogspot.co.id/2015/12/bisnis-atau-usaha.html  
  4.  Rachmadi Usman, 2000. Hukum Ekonomi dalam Dinamika. Yang Menerbitkan Djambatan : Jakarta.
  5. Rai Widjaya. 2002. Hukum Perusahaan (edisi Revisi). Megapoin: Kesaint Blanc-IKAPI. Bekasi Jawa Barat.
Share This Article
Komentar Anda